Varian Be-200 dan Pindah Lokasi ke Pabrik Baru

be-200chs-amphibious-firefighting-aircraft-2010

Pabrikan Beriev yang dengan agresif memasarkan pesawat amfibi bermesin jet Be-200 memperkenalkan varian terbaru dari produknya, sekaligus meresmikan fasilitas produksi barunya di Taganrog pada 30 Mei 2016. Be-200ES sendiri merupakan varian yang mengalami banyak perubahan, terutama pada sisi material untuk airframe, dimana 70% airframe dari Be-200ES didesain baru dibandingkan dengan Be-200. Be-200ES sendiri telah menerima Type Certificate EASA.IM.A. 114 pada 2010, dan merupakan varian khusus yang dipesan oleh Emercom, Kementerian Rusia yang menangani kondisi darurat bencana. Sejumlah konfigurasi yang diinginkan adalah pesawat yang mampu membawa tandu untuk penanganan dan operasi darurat.

b200_amb

Be-200 versi SAR dengan perahu karet dan endurance terbang selama 6,5 jam (Credit: Beriev)
Be-200 versi SAR dengan perahu karet dan endurance terbang selama 6,5 jam (Credit: Beriev)
Be-210, versi penumpang dari Be-200 dengan 72 kursi untuk penumpang (Credit: Beriev)
Be-210, versi penumpang dari Be-200 dengan 72 kursi untuk penumpang (Credit: Beriev)

Pemindahan fasilitas produksi Beriev dari Irkutsk Aviation Plant ditujukan untuk memberikan alokasi yang lebih besar dan mempercepat pemenuhan pemesanan pesawat Be-200ES, mengingat Irkutsk sendiri sibuk menangani pesanan Su-30MK/ SM dan Yak-130 dari berbagai negara, sehingga order untuk Be-200 Altair sendiri terpaksa sedikit dipinggirkan. Pemindahan ke Taganrog akan memungkinkan produksi Beriev 200 yang sedang mengalami backlog dapat lebih cepat dikirimkan ke pemesannya.

Apalagi dalam jangka panjang Be-200 direncanakan akan digunakan sebagai pesawat patroli maritim dan dipersenjatai dengan torpedo, yang akan mulai dipesan pada 2020. AL Rusia berencana untuk menggunakan platform Be-200 untuk menggantikan pesawat amfibi Be-12 yang sudah dianggap usang dan ketinggalan jaman. Pemindahan lokasi produksi ke kota Taganrog yang lebih terpencil akan membantu keamanan dalam proses perakitan.

Versi terbaru dari Be-200ES yang sedang dipesan ini juga mengalami peningkatan pada tipe dan jumlah peralatan darurat yang disediakan untuk pertolongan bencana. Dalam sambutannya, Presiden United Aircraft Corporation Yuri Slusar mengatakan bahwa pihaknya optimis atas kelahiran kembali Be-200 yang dimodernisasi, apalagi operasinya di Yunani, Portugal, Perancis, sangat berhasil. Minat yang mendalam juga ditunjukkan oleh Indonesia, kata Yuri Slusar lagi. Indonesia sempat disebut-sebut akan membeli 4 unit Be-200 untuk kemampuannya memadamkan kebakaran hutan, serta kemampuannya mendarat di atas permukaan air yang dapat mendukung penegakan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *