TNI AU Sudah Memiliki Pod Jammer SAP-518

Jangan senang dulu, pangkal ceritanya adalah saat penulis mengunjungi halaman pabrikan KRET, atau Grup Perusahaan Teknologi Radio Elektronik alias Radar yang berada di bawah naungan perusahaan Rostec. KRET sendiri menaungi sejumlah perusahaan, di antaranya Kaluga Research Radio Engineering Institute, atau yang lebih sering kita dengar sebagai KNIRTI. KNIRTI yang dulu bernama Moscow Radio Electronics SRI adalah perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam pembuatan perangkat Electronic Warfare (EW), dimana salah satu produknya yaitu pod jammer SAP-518 menjadi andalan Su-30 milik AU Malaysia (Su-30MKM) dan Su-30 AU Algeria (Su-30MKA).

Baca link dari Grup KRET ini :Menurut KRET, TNI-AU sudah memiliki SAP-518

Capture screen dari website KRET, SAP-518 sudah dimiliki Indonesia
Capture screen dari website KRET, SAP-518 sudah dimiliki Indonesia

Nah, yang mengejutkan ketika mencari informasi mengenai SAP-518 di laman daring KRET, ada satu artikel berjudul “Militer Amerika Serikat Mengakui Keunggulan Sistem Jammer KRET” yang menyatakan bahwa Sistem eksisting yang digunakan AS untuk mempertahankan pesawat dari peluru kendali ternyata inferior dari sistem serupa milik Rusia, menurut militer AS setelah melakukan telaah mengenai sistem SAP-518 yang dikembangkan oleh KRET. Satu versi ekspor untuk sistem ini telah dikirimkan ke Indonesia. Setelah mempelajari mengenai sistem Rusia ini yang digunakan pada Su-30MKM Indonesia, ahli Amerika sudah menyimpulkan bahwa SAP-518 lebih efektif dalam mempertahankan pesawat dari ancaman peluru kendali berpemandu radar dari tipe AIM-120, yang digunakan oleh pesawat tempur Amerika Serikat”

Artikel tersebut disadur dari material ONTI TsAGI No. 44-2014. Ada yang sedikit janggal pada artikel tersebut, dimana varian yang disebut, yaitu Su-30MKM, adalah milik TUDM alias AU Malaysia, yang diketahui memang mengoperasikan sistem SAP-518 untuk Su-30MKM mereka.Indonesia hanya mengoperasikan Su-27SKM dan Su-30MK2. Yang lebih janggal lagi, apakah memang sebegitu mudahnya Amerika Serikat mendapatkan akses untuk mempelajari SAP-518 yang boleh dikata merupakan tindakan intelijen? Silahkan sidang pembaca memutuskan.

Pod SAP-518 dalam pameran
Pod SAP-518 dalam pameran

Yang jelas, SAP-518 memang salah satu komplemen sistem elektronik bagi Su-30, yang misi utamanya adalah untuk meredam keganasan radar sistem pertahanan musuh pada saat melakukan misi serang darat. Pod SAP-518 memungkinkan Su-30 menjalankan misi SEAD (Supression of Enemy Air Defense), sehingga beberapa pengamat menjuluki Su-30 dengan SAP-518 sebagai Growlerski (mengacu pada EA-18G Growler). SAP-518 memiliki kemampuan untuk meniru electronic signature atau tampilan radar berbagai jenis pesawat Blok Barat maupun Timur sambil menciptakan echo palsu yang menipu radar musuh.

SAP-518 mampu mengatasi ancaman radar Blok Barat baik radar darat maupun pesawat yang beroperasi pada rentang G-J dan dipasang berpasangan di ujung sayap. Bila mau lebih lengkap lagi, SAP-518 dapat dikawinkan dengan sistem SAP-14 yang dipasang pada centerline pylon yang beroperasi sebagai jammer atas sistem radar lawan, membuatnya menjadi pesawat tempur spesialis perang elektronika yang paripurna. Terakhir penulis berkata, sama seperti anda pembaca, kita sama-sama berharap kalau TNI AU jadi membeli SAP-518 bukan, sekarang atau di masa mendatang?

Comments

comments

One thought on “TNI AU Sudah Memiliki Pod Jammer SAP-518

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *