TNI AD Menerima Rudal FGM-148 Javelin (Inert) (?)

Satu foto menyeruak melalui media sosial dari akun bernama Privat33r, yang menggambarkan jajaran tabung rudal FGM-148 Javelin beserta laptop dan handle untuk tabung rudal. Penulis tidak dapat memverifikasikan keaslian dari foto tersebut, dan apakah memang TNI AD sudah menerima rudal FGM-148 Javelin yang dipesan dari Amerika Serikat.

Yang jelas, dalam rilis DSCA pada November 2012, Pemerintah Indonesia memang telah mengajukan pesanan 180 unit tabung rudal FGM-148 Javelin Block 1, 25 Command Launch Unit, Missile Simulation Rounds, Battery Coolant Units, Basic Skills Trainer, Weapon Effects Simulator, baterai, charger, dan peralatan pendukung lainnya senilai US$ 60 Juta.

Latihan Javelin MSR di AD AS
Latihan Javelin MSR di AD AS

Nah, bila sepintas diperhatikan, tabung-tabung rudal Javelin tersebut berwarna coklat dengan cincin emas, bukannya bercat hijau seperti pada umumnya. Penulis mengambil kesimpulan kalau tabung rudal tersebut bukanlah tabung rudal ‘hidup’ atau tajam, melainkan merupakan tabung rudal inert untuk simulasi. Nah, jika dikaitkan dengan rilis DSCA, maka kemungkinan besar jajaran tabung dan laptop serta handle tersebut merupakan bagian dari Missile Simulation Rounds atau simulator dari rudal FGM-148 Javelin.

Prajurit AD Australia berlatih dengan menggunakan rudal inert dengan desain sejenis seperti pada foto yang beredar di medsos (Credit: Australian Army)
Prajurit AD Australia berlatih dengan menggunakan rudal inert dengan desain sejenis seperti pada foto yang beredar di medsos (Credit: Australian Army)

Laptop yang ikut difoto tersebut akan menjalankan program simulasi berupa berbagai macam tipe sasaran dalam berbagai jarak dan kondisi cuaca serta permukaan tanah, yang akan ditangkap melalui CLU yang kemudian akan memproses gambar sehingga peserta latih dapat membidik dan menembakkan rudal dalam simulasi komputer yang nyata. Bisa jadi, isi dari tabung Javelin Inert tersebut adalah perangkat optik atau komputer yang dibutuhkan untuk memproyeksikan simulasi dari layar laptop tersebut.

Nah, kehadiran MSR sendiri memang sangat dibutuhkan, mengingat banderol dari rudal Javelin sendiri sangat mahal, dimana kontrak AD AS saja nilainya mencapai US$78.000 per tabung rudal. Jika dikonversi, setara dengan 1 Miliar Rupiah. Sekali tembak rudal, sudah dapat rumah di pinggiran Jakarta. Oleh karena itu, MSR akan menjadi jawaban bagi kebutuhan untuk melatih kepiawaian prajurit dalam menggunakan rudal FGM-148 Javelin.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *