Mengintip Pabrik Pembuatan Pesawat Pembom Tempur Su-32/34

Seperti telah diketahui, pemerintah Rusia sudah memesan 92 unit Su-34 Fullback sebagai pesawat pembom tempur untuk menggantikan sejumlah Su-24 dan Su-27 yang sudah menua. Pesanan ini dikerjakan oleh Chkalov Novosibirsik Aircraft Production Association (NAPO). Artikel ini merupakan adaptasi dari artikel dan foto dari media Rusia RBTH.

Pabrikan NAPO sudah memiliki sejarah yang panjang, bahkan sudah ada pada saat Perang Dunia II berkecamuk. Pabrik ini ditugaskan untuk memproduksi pesawat tempur Yakovlev Yak-3, dengan total output pada puncaknya sebanyak 33 pesawat pemburu yang lincah tersebut. Sepertiga dari populasi Yak-3 keluar dari pabrik NAPO. Di masa modern, NAPO berbeda sendiri dibandingkan dengan KNAAPO, IAZ, atau Irkut yang diserahi tugas membangun varian Su-30.

Baca juga :Su-34, Pembom Tempur Nan Didgdaya

Parts shop yang terletak di sisi kiri pabrik dimana semua perkakas dan komponen yang harus diassembly dikumpulkan di sini
Parts shop yang terletak di sisi kiri pabrik dimana semua perkakas dan komponen yang harus diassembly dikumpulkan di sini

su34a

su34c

su34d

Teknisi yang sedang memasang instalasi kabel sistem dan avionik. Satu Su-34 bisa menghabiskan kabel sepanjang 70km
Teknisi yang sedang memasang instalasi kabel sistem dan avionik. Satu Su-34 bisa menghabiskan kabel sepanjang 70km

NAPO, karena kekhususannya yang sudah membangun varian Su-27IB yang kemudian menjadi Su-32FN dan terakhir memiliki kode final Su-34, memang mengkhususkan diri pada varian pembom tempur yang satu ini. Seluruh proses pembangunan purwarupa sampai dengan uji terbang Su-32FN/34 dilakukan di NAPO, termasuk penerbangan perdananya di lapangan terbang milik NAPO yang terletak di samping pabrik oleh pilot uji I.V. Votintsev dan E.G. Revunov.

Baca juga : Su-32FN, varian Flanker untuk Patroli dan Tempur Maritim

Seksi kokpit pada Su-34 dilapisi titanium setebal 17mm untuk dapat menahan impak pecahan munisi 23mm.
Seksi kokpit pada Su-34 dilapisi titanium setebal 17mm untuk dapat menahan impak pecahan munisi 23mm.
Penampang hidung Su-34 yang oval, nantinya akan diisi radar Leninets B005 yang didesain khusus untuk sasaran darat dan fungsi sekunder sasaran udara
Penampang hidung Su-34 yang oval, nantinya akan diisi radar Leninets B005 yang didesain khusus untuk sasaran darat dan fungsi sekunder sasaran udara

Bila dilihat dari foto, NAPO menggunakan sistem line assembly pada perakitan fuselage dan keseluruhan pesawat tempur Su-34. Seluruh parts, component, dan tool shop disiapkan di sebelah kiri, khas sekali seperti desain Pabrik Blok Timur. Sebanyak tiga pesawat sedang dirakit secara bersamaan, namun apabila dilihat dari foto lagi, di sisi kanan masih tersedia ruang untuk membuat satu line lagi. Kapasitas produksi NAPO sendiri mampu mencapai 12-18 Su-34 dalam satu tahun, dengan harga kontrak per buahnya mencapai US$34 Juta untuk airframe, belum termasuk sistem optik atau persenjataan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *