Ini Dia NG-AFV, Ranpur Terbaru Singapura!

next gen AFV

Di saat semua orang berasumsi bahwa Terrex IFV dimunculkan sebagai pengganti kendaraan angkut pasukan M113 di dalam AD Singapura, Kementerian Pertahanan Singapura (MinDef) justru menghadirkan kejutan. Dalam pidatonya menyambut hari jadi SAF (Singapore Armed Forces) yang jatuh pada tanggal 1 Juli, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen mengumumkan bahwa SAF akan menggunakan ranpur Next Generation AFV (Armored Fighting Vehicle) yang dikembangkan oleh badan riset Kementerian Pertahanan, DSTA (Defense Science and Technology Agency) yang bekerjasama dengan ST Kinetics. Bentuk kerjasama ini telah menghasilkan Bionix dan Terrex di masa lalu, dan terbukti sebagai pola partnership paling sukses di ASEAN. Untuk sementara, kendaraan tempur ini belum memiliki nama, dan biasanya MinDef akan mengadakan kompetisi pemberian nama untuk NG-AFV yang direncanakan akan mulai berdinas pada 2019.

Fokus pada NG-AFV adalah pada kemampuannya untuk bertempur di dalam jaringan 3G Soldier yang dimiliki oleh SAF, yang merupakan salah satu militer pertama di dunia yang menerapkan konsep bertempur dalam jaringan untuk melipatgandakan kekuatannya. Belum ada detail yang jelas mengenai NG-AFV, kecuali disebutkan bahwa ranpur ini dapat membawa 11 orang prajurit bersenjata lengkap (3 awak dan 8 prajurit), lebih sama dengan Terrex. Jika dilihat dari bentuknya, ranpur dengan roda rantai ini memiliki bagian glacis dan sisi yang tebal, tentunya ini merupakan hasil penambahan lapisan komposit untuk menahan hantaman peluru. Penulis memperkirakan NG-AFV akan memiliki rating STANAG 4569 Level 4 untuk bagian sisi, atau kuat menahan impak amunisi 14,5mm. Mesin kendaraan dipasang di sisi kanan, sementara pengemudi ada di sebelah kiri dan memiliki palka sendiri. Terdapat banyak kamera, di bagian depan saja ada tiga kamera yang membentuk bidang 180 derajat untuk pengemudi. Kamera juga bisa dipergoki di bagian kiri-kanan belakang dan menyorot samping untuk menghindarkan titik buta.

next generation AFV

Mengenai spek lainnya seperti mesin belum dibuka oleh Kementerian Pertahanan, kecuali rasio tenaga dan bobot yang mencapai 24,5hp/ton, tergolong lincah di kelasnya yang artinya akselerasi kendaraan ini cukup baik. Dari sisi sistem senjata, NG-AFV dilengkapi dengan kanon yang penulis perkirakan adalah Bushmaster II kaliber 30mm, sama seperti Bionix II untuk kemudahan sparepart dan kesamaan amunisi. Sementara untuk senapan mesin koaksial dipasang di sisi kiri kanon utama dalam sponson tersendiri, menggunakan senapan mesin 7,62x51mm. Juru tembak disediakan dengan sistem kamera termal dan kamera bidik terstabilisasi, plus laser rangefinder dan laser designator untuk mengarahkan kanon utama maupun lasing bagi unit lain seperti pesawat tempur RSAF yang hendak menjatuhkan bom pintar. Komandan juga menggunakan sistem kamera panoramik yang dapat berputar independen dari kubahnya.

Ikuti terus IndoMIL untuk memperoleh update mengenai NG-AFV!

SPEK NG-AFV
Jumlah awak : 3 orang
Panjang : 6,9m
Lebar : 3,28m
Tinggi : 3,2m
Power to weight rato : 24,5 hp/ton
Kecepatan max. : 70km/ jam
Jarak tempuh : 500km
Rintangan vertikal : 0,6m
Rintangan parit : 2,1 meter
Sudut tanjak : 60 derajat

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *