Bukti Profesionalitas TNI AL dalam Insiden dengan CCG

Semboyan World Class Navy tidak semata didasarkan hanya pada jumlah maupun besarnya alutsista semata. Dalam peristiwa penangkapan kapal ikan Han Tan Cou (19038) yang merupakan bagian dari 12 kapal ikan yang dipergoki oleh TNI AL dan kemudian diprovokasi oleh kapal CCG (Chinese Coast Guard) tipe Haijing 3303, TNI AL membuktikan sikap profesional bahkan pada saat di ambang bahaya. Sikap kepala dingin dan tidak mau melayani provokasi Tiongkok tersebut dibuktikan dari sejumlah foto yang dilansir oleh Dispen AL.

Mungkin sebagian besar pembaca telah mengikuti secara detil bagaimana aksi KRI Imam Bonjol (Parchim Class) menangkap kapal nelayan Han Tan Chou tersebut. Namun yang luput dari perhatian adalah, seperti apa provokasi yang dilakukan Kapal CCG terhadap TNI AL? Jawabannya dapat dilihat pada foto di bawah, dimana Haijing 3303 dan KRI Todak 631 (FPB-57 Nav V) saling berpapasan. Apabila dilihat, sistem senjata utama Haijing 3303 yaitu sistem kubah remote otomatis H/PJ-17 kaliber 30mm yang terpasang di depan nampak diarahkan ke KRI Todak 631 dan juga KRI Imam Bonjol. Siluet RCWS H/PJ-17 nampak jelas mengarah ke posisi kapal-kapal TNI AL Apabila diumpamakan dengan manusia, sesungguhnya kapal CCG tersebut sudah ‘menodong’ KRI.

Parchim vs 3303

30mm-front (1)

FPB-57 vs 3303

Namun begitu, TNI AL tetap tidak terpancing sama sekali. Meriam-meriam FPB-57 semuanya diarahkan mendongak ke atas, menunjukkan sikap tegas dengan menangkap Han Tan Cou, tetapi sama sekali tidak melayani provokasi kasar dari CCG. Tetapi tentu semua awak sudah dalam kondisi siap tempur dan segera membalas apabila diperlukan. TNI AL sadar sekali, apabila sampai terpancing dan membalas membidik balik CCG, eskalasi kejadiannya bisa berlangsung dengan sangat cepat, dan tidak terkontrol. Dengan sikap tegasnya, TNI AL telah memenangkan psywar yang dilancarkan oleh Tiongkok dan memenangkan pertarungan. Yang lebih hebat lagi, TNI AL pun tidak secara gamblang menceritakan betapa kasarnya provokasi Tiongkok tersebut, dan membiarkan foto-foto dari Dispen AL bercerita.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *